Pages

Sunday, March 13, 2011

Letter

Tulisan kali merupakan suatu "surat" yang saya ikut sertakan dalam projek "suratuntukjodohku" yg diadakan oleh nulisbuku.com. Untuk lebih lanjut mengenai projek ini bisa dilihat disini.




To Whom That May Concern


Engkau…..

Tidak terang

Tidak tampak terlalu jelas

Tidak dapat dilihat dengan kasat mata


Hey pangeran berkuda putih,

Apa kabarnya? Aku sedang berusaha mendeskripsikanmu. Tapi hanya 3 kalimat itu yang keluar. Terlalu buram untuk dijelaskan dengan kata-kata. Terlalu samar.


Hey pangeran berkuda putih,

Pasti kamu sedang menikmati hari-harimu, akupun begitu. Kamu dengan cita-citamu, kamu dengan impianmu, kamu dengan segala ambisimu. Tetaplah begitu sampai saat yang tepat nanti. Karena akupun sedang merajut mimpiku.

Untuk saat ini biarlah aku menjadi aku, dan kamu menjadi kamu, mungkin belum saatnya ada ‘kita’.


Hey pangeran berkuda putih,

Datanglah bila sudah tepat saatnya nanti. Tidak apa-apa kamu tidak menaiki kuda putihmu. Tidak apa-apa kamu tidak mengenakan jubah pangeranmu. Bahkan tidak apa-apa kalau kamu ternyata bukan seorang pangeran. Yang aku tahu bila kau datang di saat yang tepat nanti, kamu dan aku akan jadi kita dengan segala mimpi-mimpi kita di dalamnya.


Hey orang yang akan bersamaku di masa depan,

Jangan datang terlalu lama. Kamu tahu, aku menunggumu. J


Sincerely,

ANS

(09/03/2011)

Thursday, January 6, 2011

Flying


Saya orang bodoh

Tersenyum sendiri, melayang-layang ke awan

Tertiup angin, melayang

Bertemu pelangi kemudian takjub sendiri

Terkena badai

kemudian terhempas lalu terjatuh.

Terbangun dari awang-awang

Akhirnya tersadar.



Setelah saya menyadari

Ternyata saya bukan orang bodoh

Saya hanya seperti orang bodoh

Kenapa?

Karna saya sedang Jatuh Cinta

Makanya seperti orang bodoh saja.






:">

Friday, December 31, 2010

Hey Backstabber!




I know you were there

You're nice

You're such a good partner

But when I turn one's head

There you are...

trying to kill me with your sweet silent sharp words

But I'm OK

I'm totally FINE

I'll keep my heads up

I won't go down

I'll prove that you're the ZERO one!!



May Allah SWT blessing you....





Tuesday, November 23, 2010

Grown up

(photo from google image)



Saya ragu bahwa saya sudah dewasa.
Orang-orang berkata saya sudah cukup dewasa
Lalu saya berfikir "Ya saya memang mungkin sudah dewasa"
Lalu saya dihadapkan pada usia.
Semakin mantaplah saya "Saya sudah dewasa"
Lalu saya dihadapkan pada anak-anak kecil yg berlarian kesana kemari
Saya berfikir "Wow saya tidak seperti mereka berarti saya memang sudah dewasa"
Lalu saya dihadapkan pada tulisan di tv dan bioskop 21+ = dewasa
Saya sudah mencapai angka itu "Ternyata saya memang sudah dewasa"
Maka mantaplah saya "Ya saya dewasa"


Lalu datanglah dia.
Dia datang menghampiri saya
Lalu saya berfikir
Lalu saya mencari jalan keluar
Lalu saya bertindak semampu saya
Lalu dia menjadi semakin besar
Lalu dia menjadi runyam
Lalu saya menangis
dan...
Sekarang saya mulai berfikir "Saya memang belum terlalu dewasa"
Begitu saja menagis.
Seperti anak kecil saja.


Lalu sekarang saya sedang berfikir.
Berfikir ketika dia datang lagi, saya tidak akan menangis
Ketika dia datang lagi saya sudah punya rencana
Ketika dia datang lagi saya dapat menyelesaikannya
Ketika dia datang lagi saya akan menertawakannya dan berkata
"Masalah, ternyata segitu saja kemampuanmu. Saya sudah dewasa, saya tidak akan kalah denganmu".



Semoga saya cepat sampai ke masa itu.

Amin.